Indonesian Masters 2018 - Bank BNI - 145 Indonesian Masters 2018 - Bank Mandiri - 146 Indonesian Masters 2018 - Bank BRI - 147 Indonesian Masters 2018 - Bank BTN - 148 Indonesian Masters 2018 - Telkom - 149

Green di indonesian master 2017

Friday, 14 December 2018

Green di indonesian master 2017

GREEN AKAN TAMPIL TOTAL DI  INDONESIAN MASTERS

 

Jakarta, 13 Desember: Pemenang Asian Tour Order of Merit Gavin Green (Malaysia) tidak sabar untuk segera menunjukkan mengapa ia pantas disebut sebagai pemain terbaik Asia ketika Indonesian Masters presented by Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN) dan Telkom Indonesia yang dimulai Kamis besok.

 

Pegolf Malaysia memimpin kukuh dalam daftar pendapatan dan akan menerima trofi Order of Merit Asian Tour bergengsi secara resmi dalam Malam Penghargaan yang akan digelar usai putaran akhir turnamen.

 

Menjadi pegolf Malaysia pertama yang menyabet trofi bergengsi adalah satu kehormatan yang dicapai Green dengan kebanggaan. Karena itu, pegolf berusia 23 tahun termotivasi untuk menampilkan performa sebagai pegolf nomor satu Asia di Royale Jakarta Golf Club.

 

Pegolf Nomor 6 Dunia Justin Rose, yang akan bermain dengan Green dalam dua putaran pertama, akan melakukan debutnya di Indonesian Masters.

 

Pegolf Inggris berusia 37 tahun ini sudah menikmati musim 2017 yang gemilang yang dihiasi dengan dua kemenangan berturut-turut di China dan Turki. Meski ingin menutup akhir tahun dengan sebuah gelar lain di Jakarta, Rose tetap mewaspadai kekuatan dan kedalaman para pegolf Asian Tour, yang bisa menghalangi ambisinya menjadi juara pekan ini.

 

Brandt Snedeker, juara delapan kali PGA Tour, juga menyadari tantangan kuat yang akan dihadapinya ketika ia berambisi untuk mengakhiri masa tanpa gelarnya musim ini akibat cedera dengan hasil yang mengesankan di turnamen prestius yang menjadi penutup kalender Asian Tour musim ini.

 

Pegolf nomor satu Indonesia George Gandranata akan menjadi andalan tuan rumah yang diwakili 26 pegolf lokal.

 

Tahukah Anda?

  • Gavin Green adalah pegolf Malaysia pertama yang memenangi Order of Merit Asian Tour.
  • Pegolf berusia 23 tahun ini merupakan pemain termuda kedua yang menyabet penghargaan berharga sejak 2004, saat Asian Tour didirikan. Pegolf Korea Seungyul Noh berusia 19 tahun ketika memenangi gelar Merit pada 2010.
  • Dengan menempati posisi puncak Order of Merit, Green menerima exemption (kesempatan bermain) selama lima tahun di Asian Tour dan dan spot di Open Championship (British Open) dan WGC-Mexico Championship tahun depan.
  • Ia juga akan memperkuat Tim Asia dalam turnamen beregu EurAsia Cup presented by DRB-HICOM yang akan diselenggrakan di Glenmarie Golf and Country Club pada Januari 2018.
  • Justin Rose adalah peraih medali emas Olimpiade 2016. Salah satu prestasi terbesar dalam karier golfnya adalah menjuarai U.S. Open 2013 (salah satu turnamen major) di Merion Golf Club.
  • Tahun ini ia hampir memenangi gelar major keduanya di Masters Tournament setelah kalah dari Sergio Garcia dalam sudden-death playoff.
  • George Gandranata menempati tied-69 di Indonesian Masters tahun lalu.
  • Brandt Snedeker akan menjalani debut di Indonesia. Pegolf asal Amerika Serikat ini baru saja selesai bertarung dengan cedera panjang selama berbulan-bulan pada musim ini dan sedang menjalani dan sedang menjalani pemulihan dari cedera sternum yang memaksanya absen dari FedEx Cup playoffs dan dua turnamen Major akhir tahun ini.
  • Snedeker dinekal sebagai juara FedEx Cup  2012 dengan satu gelar jdi turnamen penutup musim Tour Championship.
  • Kemenangan terbarunya diukir pada tahun lalu di Farmers Insurance Open dalam US PGA Tour dan di Fiji International dalam PGA Tour of Australasia.
  • Snedeker juga bermain di kejuaraan beregu Ryder Cup, memperkuat tim AS ketika memenangi Ryder Cup tahun lalu.
  • Ia beberapa kali hampir memenangi Major termasuk ketika tied di posisi ketiga di US Masters 2008 dan Open Championship 2012.
  • Indonesian Masters merupakan seri ketiga dari Panasonic Swing,

yang merupakan rangkaian poin agregat yang mencakup lima seri turnamen- di Thailand, Malaysia, India, Indonesia, dan Jepang - di mana pemain Asian Tour bisa mendapatkan bagian dari bonus yang menggiurkan.

  • Indonesian Masters merupakan turnamen terakhir dari Tour mana pun di dunia dengan poin rangking OWGR (Official World Golf Ranking) yang signifikan.
  • Selain mendapatkan poin minimum 20 dari Official World Golf Ranking (OWGR), juara Indonesian Masters akan menerima undangan untuk bermain di WGC – Bridgestone Invitational 2018.

 

Players’ Quotes

 

Gavin Green (Mas)

Ini tidak menggangu oleh saya (memenangi Order of Merit) karena banyak banyak pemain yang mengejar saya ketika mereka berada di Tour untuk beberapa lama. Saya harus mengimbangi mereka dan saya memiliki pengharapan tinggi dan ini pertarungan yang berat. Target utama saya di awal tahun ini adalah mempertahankan kartu Tour dan memastikan saya bisa bermain. Namun, sejak di Hero Indian Open (menduduki posisi runner up) dan beberapa posisi bagus lainnya, target saya berubah. Kesabaran adalah sebuah keputusan besar dari turnamen tersebut (Shinhan Donghae Open, posisi kedua).

Ketika ini bukan pekan kamu,  kamu harus menerimanya dan melanjutkannya. Ini benar-benar memotivasi saya untuk meraih kemenangan di Mercuries Taiwan Masters. Ini telah menjadi perjalanan panjang bagi saya dan merupakan tahun yang sangat baik. Saya ingin menutup akhir tahun dengan mengesankan khususnya dengan akhir yang baik di Indonesian Masters dan saya ingin menampilkan permainan terbaik. Saya sedang bersemangat. Tampaknya pukulan panjang dan akurasi adalah kombinasi yang bagus untuk bermain baik di lapangan ini. Menjaga bola untuk berada di fairway adalah kuncinya sejak green-green-nya masih bisa diterima.

 

Justin Rose (Eng)

Ini merupakan tahun yang luar biasa. Saya meraih dua kemenangan yang hebat, dan menikmati tahun yang bagus yang memang membutuhkan kemenangan. Dua kemenangan tersebut membuat tahun yang sangat baik. Tujuan saya adalah menang tiga kali tahun ini dengan kemenangan minggu ini. Terakhir kali saya menang tiga kali dalam setahun adalah pada tahun 2002. Gavin juga mendapatkan tahun yang luar biasa dan meraihnya lebih awal dan bisa datang ke sini untuk menikmati event akhir musim. Saya belum pernah bermain dengan Gavin tetapi melihat dia di driving range dan kami memiliki teman yang sama. Dia berada dalam manajemen yang sama seperti saya. Saya tahu dia memukul bola cukup jauh dan saya pasti akan terus mewaspaianya. Lapangan ini akan cocok baginya minggu ini dan akan lebih baik untuk mengenalnya lebih baik minggu ini. Banyak pemain datang melalui Asian Tour dan meningkat di peringkat dunia mereka dan memasuki turnamen-turnamen major. Ada banyak bintang masa depan dari Asian Tour.

 

Brandt Snedeker (Usa)

Saya mengalami cedera pada bulan Juni. Saya harus absen selama 12 minggu. Tubuh saya terasa membaik. Saya telah menjalani banyak terapi untuk pemulihan. Ini pun sudah membaik. Ini merupakan turnamen ketiga saya setelah absen lama. Datang ke Jakarta sejauh ini baik-baik saja. Saya tiba kemarin. Saya melihat lapangan di TV sebelum turun langsung hari ini. Lapangan berada dalam kondisi bagus, cukup menyulitkan, dan par tiga yang bagus. Harapannya cuaca membaik dan kita bisa menyelesaikannya tepat waktu. Saya selalu menikmati budaya-budaya baru dan berada di bagian lain dunia yang belum pernah saya datangi. Golf Asia telah berkembang sejak era K.J. Choi. Masuknya para pemain muda terutama dari Asia sangat menyenangkan untuk ditonton dan ini bagus untuk pertumbuhan dan permainan golf.

 

George Gandranata (Ind)

Kondisi kali ini sedikit berbeda tahun ini. Curah hujan sangat banyak dan kondisi lapangan ini lebih basah dari biasanya. Rough-nya tidak setebal tahun lalu dan kondisi green masih bisa diterima.  Saya pikir akan banyak skor rendah pekan. Ini (olahraga) golf bukan tinju. Saya akan fokus pada strategi saya seperti saya memahami kekuatan dan kelemahan saya. Ini selalu tentang keputusan dan tidak begitu banyak mempermasalahkan dengan siapa Anda bermain. Jadi saya akan bermain sebaik-baiknya, lebih agresif ketika say perlukan dan tetap konservatif ketika saya membutuhkannya.